Usai Tewaskan 7 Orang, Badai Salju Landa Washington DC

Seorang warga bermain ski di area US Capitol Hill di Washington, AS, 13 Januari 2019. (Foto: AFP/BRENDAN SMIALOWSKI)

Washington: Usai menewaskan tujuh orang di wilayah Midwest, Amerika Serikat, sebuah badai salju kini melanda Washington DC dan beberapa area di sekitarnya, Minggu 13 Januari. Badai ini diperkirakan akan terus terjadi hingga Senin ini, 14 Januari 2019.

Badan Cuaca Nasional AS (NWS) menyebut badai juga berpotensi memicu hujan salju di South serta North Carolina bagian barat hingga ke Virginia selatan.

Pakar meteorologi asal AccuWeather, Alex Sosnowski, mengatakan bahwa durasi badai salju di AS ini berpotensi cukup panjang, yakni sekitar 12 hingga 48 jam. 

Menurut laporan PowerOutage.us pada Minggu malam, seperti dinukil dari laman UPI, sekitar 100 ribu orang di North Carolina kehilangan daya listrik, dan 32 ribu pemadaman lainnya dilaporkan terjadi di Virginia.

Gubernur Virgnia Ralph Northam mendeklarasikan status darurat pada Sabtu kemarin, saat wilayahnya dilanda hujan salju dengan ketebalan antara 3 hingga lima inci. Di area St. Louis, sedikitnya empat orang tewas dalam kecelakaan terkait badai salju.

Tiga orang lainnya dilaporkan tewas dalam kecelakaan lalu lintas terkait badai pada Jumat kemarin di Kansas.

Departemen Transportasi Missouri mengingatkan warga untuk menunda perjalanan jika memang tidak terlalu penting. Pihaknya mengaku sudah membersihkan sejumlah ruas jalan dari salju agar petugas dapat menyalurkan makanan dan minuman kepada warga yang terjebak di dalam kendaraan.

Di Bandara Internasional Cincinnati/Northern Kentucky, sebuah pesawat maskapai Delta Air Lines tergelincir di landasan pacu menuju rerumputan usai mendarat pada Minggu, sekitar pukul 05.30 pagi waktu setempat. Tidak ada korban luka dari insiden tersebut.

(WIL)