Banding Persib Diterima, Bobotoh Siap Gelar ‘Buligir Day’

JawaPos.com – Perjuangan Persib Bandung untuk mendapat keringanan hukuman dari Komisi Disiplin berbuah cukup baik. Komisi Banding memutuskan untuk mengubah hukuman laga kandang tanpa penonton pada musim 2019. Namun, para penonton setia alias Bobotoh diizinkan datang ke stadion tanpa menggunakan atribut Persib.

Komite Banding (Komding) PSSI akhirnya memang mengabulkan permohonan Persib Bandung. Meski tidak semua banding dikabulkan, namun hal tersebut membuat Persib bisa sedikit bernapas lega. Sebab, hukuman tanpa penonton laga home pada setengah musim kompetisi 2019 diubah.

Artinya mulai musim depan, Bobotoh bisa kembali menyaksikan pertandingan Persib di stadion. Namun ada syaratnya. Bobotoh datang ke stadion tanpa memakai atribut Persib. Atribut yang dimaksud tidak terbatas pada kaos, bendera, yel-yel, nyanyian, konfigurasi, pamflet, dan spanduk yang menunjukan identitas Persib.

Apabila hal tersebut dilanggar, sanksinya lebih berat. Yaitu Persib harus pertandingan home tanpa penonton sampai akhir musim kompetisi 2019.

Hal tersebut dibenarkan oleh Media Officer Persib Irfan Suryadireja. Menurut Irfan, untuk sanksi pada musim ini masih tetap berjalan. Persib masih harus menjalani laga kandang usiran tanpa penonton. Saat ini tim asuhan Mario Gomez itu menyisakan dua laga kandang lagi.

“Intinya kami bersyukur ada yang berubah. Kalau masalah sudah cukup atau tidak, itu relatif. Tergantung dari sisi mana melihatnya. Yang jelas untuk musim depan sudah ada kepastian dari Komdis,” ujar Irfan.

Perubahan hukuman tersebut juga disambut baik oleh suporter Persib. Memang bukan pertama kali mereka mendapat larangan ke stadion tanpa atribut. Musim lalu mereka juga mendapat sanksi serupa. Hukuman dijatuhkan setelah oknum Bobotoh masuk ke lapangan saat pertandingan melawan Bhayangkara FC pada 4 Juni lalu.

Ketua Viking Frontline Tobias Ginanjar menyambut baik keputusan dari Komsisi Banding. Meski begitu pihaknya juga mempertanyakan maksud larangan penonton memakai atribut Persib.

“Kami memang rindu datang ke stadion karena hal itu sudah seperti kebutuhan kami. Tapi di sisi lain hukuman tanpa atribut itu maksudnya apa? Bukankah hukuman itu harusnya ada sisi edukasinya? Itu yang masih dipertanyakan,” ujarnya.

Meski begitu, Tobias mengaku siap menjalankan keputusan itu. “Kami nggak masalah. Dulu juga pernah (dapat hukuman yang sama). Untuk itu kami akan melakukan ‘Buligir Day’, yaitu membuka baju (telanjang dada) saat menonton nanti,” tegas Tobias. 

(gil)

Prediksi PSS Sleman vs Persita Tangerang: Menang atau Menangis

JawaPos.com – Kondisi PSS Sleman berada dalam tekanan berat saat hadapi Persita di pekan ke-5 Liga 2 2018, Jumat (16/11) sore ini. Tim Super Elang Jawa harus bisa meraih kemenangan untuk menjaga asa lolos ke semifinal. Jika hanya bisa imbang atau bahkan, maka mimpi PSS untuk bisa tampil di Liga 1 bakal melayang.

Hingga melewati 4 pertandingan babak 8 besar, PSS terpuruk di dasar klasemen Grup B. PSS hanya meraih 4 poin. Dari 4 laga, PSS hanya bisa meraih satu kemenangan. Itu pun berbau kontroversial, saat menang 1-0 atas Madura FC di Stadion Maguwoharjo.

Meski dalam kondisi yang kurang ideal, tak ada pilihan bagi PSS selain meraih kemenangan. Seri atau bahkan kalah hanya akan mengubur mimpi mereka mencicipi kasta tertinggi sepak bola Indonesia, Liga 1.

pss slemanPSS baru meraih sekali kemenangan sepanjang babak 8 besar Liga 2 saat menghadapi Madura FC. (liga-indonesia.id)

“Pertandingan besok (hari ini, red) sangat penting, mau tidak mau kami harus menang. Kalau seri tidak lolos, apalagi kalah,” kata Pelatih Kepala PSS, Seto Nurdiyantara, di Stadion Maguwoharjo Sleman, Kamis (15/11).

Meski demikian, dia tak ingin anak-anak asuhannya terbebani. Eks pelatih PSIM Jogjakarta tersebut berharap para pemain tetap menampilkan permainan yang lepas dan fight.

“Harapan saya tetap agar pemain tidak merasa terbebani. Pemain tampil lepas dengan kondisi yang lebih prima,” kata dia.

Untuk menggapai kemenangan pada hari ini, PSS bukan tanpa kendala. Super Elja masih belum bisa diperkuat bek andalan Arie Sandy karena cedera. Namun Seto sudah melakukan sejumlah antisipasi.

“Kami terus pantai sampai besok (hari ini, red), siapa saja yang kondisinya masih bagus. Karena saya sudah melakukan langkah antisipasi cedera dan akumulasi, jadi saat pertandingan kandang lebih banyak pilihan pemain. Saya ingin mereka bisa tampil lepas dan mental juara bisa muncul,” imbuh Seto.

Di sisi lain, Persita mengaku sangat berat untuk bisa mencuri poin saat melawan PSS Sleman. Karena tuan rumah sangat membutuhkan tiga poin untuk menjaga peluang mereka. Terlebih lagi, salah seorang pemain belakangnya, Ledi Utomo, masih diragukan tampil karena cedera.

Ledi Utomo hampir selalu tampil di setiap pertandingan selama ini. Ia mengaku sangat kehilangan, karena ia mempunyai peran yang sentral di lini belakang. “Kami kehilangan di lini belakang. Ledi Utomo merupakan pemain inti kami,” kata Pelatih Kepala Persita, Wiganda Saputra, Kamis (15/11).

Wiganda menambahkan,”Pertandingan besok sangat berarti bagi kami. Tapi PSS mempunyai track record yang sangat bagus ketika bermain di kandang.”

Menengok hasil pertemuan di pekan ke-1, PSS memang punya potensi untuk meraih tiga poin. Saat bermain di Tangerang, Super Elja mampu menahan imbang Persita. Karena itu, saat tampil di kandang sendiri dan ditambah ambisi besar meraih kemenangan, peluang PSS pun akan semakin besar.

5 Pertandingan Terakhir PSS
12/11/18: Madura FC 1-0 PSS Sleman
06/11/18: PSS Sleman 1-0 Madura FC
01/11/18: Persiraja 2-1 PSS Sleman
26/10/18: Persita 1-1 PSS Sleman
15/10/18: PSMP 2-1 PSS Sleman

5 Pertandingan Terakhir Persita
11/11/18: Persita 1-0 Persiraja
05/11/18: Persiraja 2-0 Persita
31/10/18: Persita 3-2 Madura FC
26/10/18: Persita 1-1 PSS Sleman
15/10/18: Persita 1-1 Perserang

Perkiraan Susunan Pemain
PSS Sleman (4-3-2-1): Ega Rizky Pramana; Akbar Zakaria, Aditya Putra Dewa, Asyraq Gufran, M. Bagus Nirwanto; M. Ilhamul Irhaz, Dave Mustain, Rangga Muslim; Ichsan Pratama, Qischil Minny; Slamet Budiyono
Pelatih: Seto Nurdiyantara

Persita Tangerang (4-3-3): Yogi Triana; M. Toha, Rio Ramadika, Disky Handika, Denny Awin; Heru Setyawan, Egi Melgiansyah, Hari Habrian; Aldi Al Cahya, Sirvi Arviani, Diego Banowo
Pelatih: Wiganda Saputra

Prediksi JawaPos.com
PSS menang: 45%
Persita menang: 35%
Imbang: 20%

(adw/JPC)

Prediksi Borneo vs PSIS: Tamu yang Tak Diharapkan

JawaPos.com – Menjadi tuan rumah, seharusnya Pusamania Borneo FC punya nyali lebih besar saat menjamu PSIS Semarang, Sabtu (9/11) sore nanti. Terlebih mereka bakal mendapat dukungan penuh dari para Pusamania yang akan memenuhi Stadion Segiri, Samarinda. Namun, tamu yang akan menyambangi markas mereka boleh jadi tak terlalu diharapkan.

Apa pasal? PSIS belakangan ini tengah dalam tren yang sangat positif. Tren yang mampu mengangkat posisi tim Mahesa Jenar dari zona degradasi untuk menembus papan tengah. Saat ini PSIS berada di peringkat ke-9 dengan 39 poin. Berjarak dua peringkat di bawah Borneo yang sudah mengoleksi 42 poin.

Tak hanya itu, Borneo FC pun dipaksa takluk di pertemuan pertama di Magelang. Kala itu, tim Pesut Etam dikalahkan dengan skor tipis 0-1. Tak ayal, laga nanti juga akan ada aroma balas dendam atas kekalahan di Magelang tersebut.

liga 1 2018Performa PSIS jadi ancaman tuan rumah Borneo FC. (liga-indonesia.id)

“Karena kami bermain di rumah, target kami tentu saja tiga poin,” sebut pelatih Borneo FC, Dejan Antonic saat jumpa pers, Jumat (9/11). “Untuk pertandingan besok, kami harus tetap fokus dan disiplin.” 

Pelatih asal Serbia itu juga memperingatkan anak asuhnya agar lebih kompak saat menghadapi PSIS. Karena tuan rumah tidak diperkuat beberapa pemain andalannya. Seperti Renan Alves, Abdul Rahman yang disanksi komdis PSSI. Sementara Achmad Hisyam dan Ambrizal terkena akumulasi kartu kuning.

Namun, Dejan tak ambil pusing, sebab masih ada beberapa nama seperti Leonard Tupamahu, Edi Gunawan, Wildansyah, dan Firdaus yang dapat menutup lubang kosong yang ditinggalkan. 

Dalam dua laga sebelumnya kedua tim sama-sama mengantongi satu kemenangan dan satu kekalahan. Meski PSIS berada dua tingkat dibawah Borneo FC, namun Mahesa Jenar kini sedang diatas angin setelah mendapatkan hasil yang positif di beberapa pertandingan terakhir. Sebaliknya Borneo FC harus bangkit setelah kekalahan yang dialami di pertandingan terakhirnya melawan PSMS Medan.

“Saya optimistis untuk meraih tiga poin agar kami dapat naik ke peringkat atas. Penonton yang datang akan menjadi motivasi dan semangat untuk laga besok (hari ini, red). “Kami siap berikan yang terbaik untuk tim,” ujar penyerang Titus Bonai saat jumpa pers. 

Dukungan penuh suporter memang dibutuhkan tuan rumah untuk menghentikan ambisi tinggi PSIS. Kemenangan 2-1 atas Arema FC menjadi modal yang sangat berharga. Sayangnya, PSIS berkunjung ke Samarinda tanpa diperkuat Nasrullah dan Ibrahim Conteh karena cedera.

“Kami masih membutuhkan poin demi poin untuk dapat menjauh dari zona degradasi,” jelas pelatih PSIS, Jafri Sastra.

Tentunya, lanjut Jafri Sastra, jika mampu memetik poin dari Borneo FC, maka perjuangan Mahesa Jenar akan lebih terbantu. PSIS memang bukan tamu yang diharapkan Borneo FC.

5 Pertandingan Terakhir Borneo
03/11/18: PSMS 3-2 Borneo
29/10/18: Borneo 3-0 Bhayangkara
25/10/18: Bali United 2-2 Borneo
19/10/18: Borneo 1-2 PSM
13/10/18: Persebaya 0-1 Borneo

5 Pertandingan Terakhir PSIS
04/11/18: PSIS 2-1 Arema
28/10/18: Mitra Kukar 2-0 PSIS
23/10/18: PSIS 1-0 Sriwijaya
17/10/18: PS TIRA 0-1 PSIS
13/10/18: PSIS 1-0 Barito Putera

Perkiraan Susunan Pemain
Borneo FC (4-4-2): Nadeo Argawinata; Diego Michiels, Wildansyah, Hisyam Tolle, Edy Gunawan; Dirga Lasut, Wahyudi Hamisi, Tijani Belaid, Titus Bonai;
Matias Conti, Lerby Eliandri
Pelatih: Dejan Antonic

PSIS Semarang (4-3-3): Jandia Eka Putra; Safrudin Tahar, Petar Planic, Haudi Abdillah, Gilang Ginarsa; Hafit Ibrahim, Bayu Nugroho, Neruis Alom; Hari Nur Yulianto, Bruno Silva, Komarudin
Pelatih: Jafri Sastra

Prediksi JawaPos.com
Borneo menang: 30%
PSIS menang: 20%
Imbang: 50%

(jpg/adw/JPC)

Prediksi PSS vs Madura FC: Pantang Kalah di Kandang

JawaPos.com – Beban berat berada di pundak para penggawa PSS Sleman jelang hadapi Madura FC, Selasa (6/11) sore nanti. Bagaimana tidak, dua laga di babak 8 besar dilalui dengan kurang memuaskan. Lakoni dua laga away beruntun, tim berjuluk Super Elang Jawa ini hanya bawa pulang 1 poin saja.

Alhasil, PSS pun terpuruk di dasar klasemen Grup B babak 8 besar Liga 1 2018. Situasi makin berat karena di laga penting nanti mereka harus menghadapi Madura FC. Tim yang dalam babak penyisihan mampu dua kali mengalahkan PSS.

Ya, dalam dua pertemuan sebelumnya, Madura FC sukses mengangkangi PSS. Madura menang 1-0 di kandang sendiri. Kemudian menaklukkan PSS 2-1 di Stadion Maguwoharjo. Padahal, sepanjang Liga 2 2018, Stadion Maguwoharjo jadi tempat yang cukup angker bagi tim-tim lawan. Kecuali bagi Madura FC.

Selain itu, PSS juga tidak bisa tampil dengan kekuatan penuh di laga sore nanti. Arie Sandy dan Taufiq Febrianto absen karena cedera. Sementara itu Dave Mustaine, Bagus Nirwanto, dan Asyraq Gufron sudah bisa diturunkan.

“Besar kecilnya peluang itu, tidak tahu. Tapi yang jelas peluang itu tetap ada. Kekalahan dari Persiraja sudah kami evaluasi. Kami beri masukan kepada pemain dan kekalahan tersebut sudah dilupakan. Saya berharap pemain tidak drop sehingga kami bisa bangkit lagi,” ungkap pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantara.

Soal mental yang drop, kubu Madura FC juga tengah merasakan hal yang sama. Mereka kalah 2-3 saat melawan Persita Tangerang (31/10). Situasi yang sedikit menguntungkan bagi tuan rumah karena mereka akan mendapat dukungan dari ribuan suporter di dalam stadion.

Meski begitu pelatih Madura FC Salahudin bertekad bisa mencuri poin di Maguwoharjo. Untuk menjaga peluang lolos ke semifinal, Madura memang harus mampu mendapatkan tambahan poin dari laga nanti.

“Kami sudah mempersiapkan untuk menghadapi pertandingan besok (hari ini, red). Persiapan kami teknik dan fisik, termasuk mental pemain juga kami persiapkan. Kami akan antisipasi mereka dengan bermain disiplin, bertanggung jawab, dan mental yang baik untuk bisa mengantisipasi kelebihan PSS Sleman,” ungkapnya. 

Madura sendiri kini berada di peringkat ketiga klasemen sementara Grup B dengan 3 poin. Berjarak 3 poin dari pemuncak klasemen Persiraja Banda Aceh. Namun hanya kurang 1 poin saja dari Persita di peringkat kedua.

Sementara PSS terpuruk di dasar klasemen dengan raihan 1 poin saja. Sehingga tidak ada kata lain bagi Super Elja selain meraih kemenangan di laga ini. PSS pantang kalah di kandang, jika ingin meraih ambisi lolos ke Liga 1 musim depan.

5 Pertandingan Terakhir PSS
01/11/18: Persiraja 2-1 PSS
26/10/18: Persita 1-1 PSS
15/10/18: Pakindo MP 2-1 PSS
10/10/18: PSS 4-0 PSIM
05/10/18: Blitar United 1-0 PSS

5 Pertandingan Terakhir Madura FC
31/10/18: Persita 3-2 Madura FC
27/10/18: Madura FC 2-0 Persiraja
16/10/18: PSIM 3-2 Madura FC
10/10/18: Madura FC 2-1 Pakindo MP
05/10/18: PSBS Biak 1-0 Madura FC

Perkiraan Susunan Pemain

PSS Sleman (4-3-3): Ega Rizky; Amarzukih, M. Hamdan, Jodi Kustiawan, M. Bagus Nirwanto; Wirabuana Prayogo, Dave Mustaine, Rangga Muslim; Ichsan Pratama, Slamet Budiyono, Tambun Dibty
Pelatih: Seto Nurdiyantara

Madura FC (4-4-2): Sukasto Efendi; Agus Kagoya, Anis Mujiono, Imam Mahmudi, Andre Putra; Gufroni Al Maruf, Imam Budi, Janneth Kamare; M. Said, Beny Ashar, Yusuf Efendi
Pelatih: Salahudin

Prediksi JawaPos.com
PSS menang: 45%
Madura menang: 20%
Imbang: 35%

(adw/JPC)

Persija Tak Takut Hadapi Tekanan Bonek di Gelora Bung Tomo

Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) akan penuh sesak dengan pendukung Persebaya Surabaya, atau Bonek, Minggu (4/11) sore. Sekitar 50 ribu Bonek bakal menghijaukan stadion yang terletak di Surabaya Barat itu.

Pertandingan melawan Persija memang sudah sangat ditunggu oleh Bonek. Apalagi sempat terjadi friksi antara Bonek dengan suporter Persija, Jakmania pada putaran pertama Liga 1 2018 lalu.

Tak mengherankan apabila tiket pertandingan ini sudah habis terjual sejak H-3. Animo Bonek yang luar biasa terhadap partai ini juga terdengar hingga telinga pelatih Persija, Stefano Cugurra Teco.

Persebaya Surabaya, Persija Jakarta, Liga 1 2018, BonekStadion Gelora Bung Tomo akan dihijaukan Bonek (Dipta Wahyu/Jawa Pos)

“Kami sudah tahu pertandingan akan dipenuhi penonton. Kami sudah minta tolong Jakmania agar tidak datang ke Surabaya. Stadion penuh, buat Bonek saja. Agar tidak terjadi masalah di dalam dan luar stadion,” ujar Teco.

Menurutnya, kehadiran 50 ribu Bonek tak membuat Persija takut. Padahal jumlah itu lebih besar daripada Bobotoh yang hadir di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) untuk menyaksikan Persib kontra Persija. Saat itu jumlahnya hanya 36.500 orang.

“Kami senang karena stadion penuh. Banyak penonton membuat pemain semangat. Pada putaran pertama kami bermain di PTIK. Susah untuk memberi semangat. Karena tidak ada penonton dan stadion kecil. Tetapi nanti akan berbeda,” terangnya.

Mantan pelatih SBOBET fisik Persebaya itu menambahkan, mental para pemain Persija sudah sangat terlatih untuk menghadapi tekanan suporter tuan rumah.

“Kami dari awal musim hanya tida kali bermain di Jakarta. Selain itu kami bermain di Bantul atau di tempat netral. Jadi mental pemain sudah terasah bermain di mana pun,” pungkasnya.

Prediksi PSM vs Persipura: Ulang Memori 2017 Demi Kokoh di Puncak

JawaPos.com – Geliat Persib Bandung usai mengalahkan Bhayangkara FC pada pekan ke-29 Liga 1 2018 mengusik PSM Makassar. Maklum saja, kini Persib mengumpulkan 49 angka dari 29 laga. PSM sendiri yang baru akan bermain pada pekan ke-29 Minggu (4/11) sore WIB, mengemas 50 angka. Artinya, andai tak ingin tetap kokoh di puncak klasemen dan menjauh dari kejaran Persib, PSM harus bisa mengalahkan Persipura Jayapura.

Memang, bukan perkara gampang meraih angka penuh saat melawan Mutiara Hitam. Terlebih, tim asuhan Osvaldo Lessa itu tengah percaya diri usai mengalahkan Persebaya Surabaya pekan lalu.

Meski begitu, Juku Eja memiliki memori indah pada Liga 1 2017. Bermain di tempat yang sama, Stadion Andi Mattalatta, PSM mampu menghancurkan Persipura dengan skor 5-1. Laga itu terjadi pada 3 Juni 2017. Tak pelak, tim asuhan Robert Rene Alberts tersebut berharap bisa mengulang memori indah itu demi terus kokoh di puncak klasemen Liga 1 2018.

PSM Makassar, Persipura Jayapura, Liga 1 2018Kepercayaan diri Persipura sedang tinggi usai pekan lalu mengalahkan Persebaya (liga-indonesia.id)

Robert Alberts mengakui bahwa melawan Persipura dengan target kemenangan bukan perkara mudah. Meski begitu, dia yakin anak asuhnya bakal berjuang keras apalagi bermain di kandang. Pasukannya sadar hanya kemenangan demi kemenangan yang membuat tim bisa terus berada di puncak. Selain Persib, Persija Jakarta juga memberikan ancaman. Apalagi Persija masih memiliki satu laga tabungan.

“Tentu dalam setiap pertandingan kami selalu waspada. Kami sudah persiapkan untuk melakukan yang terbaik. Posisi kami sekarang paling menentukan dan untuk tetap berada dalam posisi itu, kami harus berjuang keras, disiplin dengan semangat yang tinggi,” beber Robert Alberts jelang laga.

Kekalahan 0-3 dari Madura United pekan lalu mengindikasikan bahwa PSM memiliki masalah besar dalam pertahanan. Itu artinya, andai dalam laga nanti pembenahan belum jalan, akan menjadi ancaman serius. Persipura memiliki penyerang-penyerang haus gol seperti Boaz Solossa dan Hilton Moreira.

Persipura sendiri memang tengah percaya diri. Kemenangan atas Persebaya membuat tim asuhan Osvaldo Lessa itu bertekad terus meraih kemenangan di laga sisa. Hanya dengan itu nama besar Persipura masih akan terjaga. Setidaknya Persipura berharap bisa mengakhiri musim ini dengan berada di 4 besar. Kans juara sendiri terbilang berat meski secara matematis masih ada peluang.

“Intinya ketika semua pemain siap, harus konsisten, disiplin dalam pertandingan. Hasilnya pasti akan sesuai yang diharapkan,” ungkap Lessa.

Dalam laga nanti, Lessa bisa saja memainkan sebagian besar pemain muda yang memang tengah tampil tokcer. Salah satunya Todd Rivaldo Ferre. Dia menunjukkan performa gemilang bersama Timnas U-19 Indonesia di pentas Piala Asia U-19 2018. Selain itu, masiha ada Prisca Elisa Womsiwor dan Gunansar Mandowen.

“Kami datang kesini tentu untuk dapat hasil bagus. Untuk memperbaiki posisi tentunya. Papan tengah bukan habitat Persipura. Saya akan menurunkan pemain terbaik,” imbuh Lessa.

Well, Andi Mattalatta dipastikan bakal sengit. Dua tim elite bersua dan sama-sama memiliki misi penting. Siapa yang akan tertawa di akhir pertandingan? Layak dinantikan.

5 Pertemuan Terakhir
04/06/18 Persipura 1-1 PSM
27/09/17 Persipura 0-0 PSM
03/06/17 PSM 5-1 Persipura
18/12/16 Persipura 4-2 PSM
28/08/16 PSM 0-0 Persipura

5 Laga Terakhir PSM
29/10/18 Madura United 3-0 PSM
24/10/18 PSM 1-0 Persib
19/10/18 Borneo FC 1-2 PSM
14/10/18 PSM 2-1 Arema FC
07/10/18 Mitra Kukar 1-4 PSM

5 Laga Terakhir Persipura
30/10/18 Persipura 3-1 Persebaya
25/10/18 Persipura 1-2 Persija
20/10/18 Madura United 2-2 Persipura
15/10/18 Persipura 1-1 Persib
08/10/18 Borneo FC 2-1 Persipura

Perkiraan Susunan Pemain
PSM Makassar (4-3-3): Rivky Mokodompit; Zulkifli Syukur, Abdul Rahman, Ardan Aras, Reva Adi Utama; Muhammad Arfan, Willem Jan Pluim, Marc Klok; Saldi, Muhammad Rahmat, Guy Junior
Pelatih: Robert Rene Alberts

Persipura Jayapura (4-3-3): Dede Sulaiman; Yustinus Pae, Ricardo Salampessy, Muhammad Thahir, Valentinus Telaubun; Mario Nascimento Rozario, Imanuel Wanggai, Hilton Moreira; Prisca Womsiwor, Boaz Solossa, Gunansar Mandowen
Pelatih: Osvaldo Lessa

Prediksi JawaPos.com
PSM Menang: 30%
Persipura Menang: 30%
Imbang: 35%

(epr/JPC)

Kabar Gembira, Eks Persebaya Surabaya Kembali Dapat Momongan

JawaPos.com – Di tengah performa Barito Putera yang tengah menurun, pelatih Jacksen F Tiago tampak selalu berusaha tersenyum. Bahkan, senyumnya makin mengembang pada Kamis (1/11) malam kemarin. Pasalnya, dia baru saja mendapat momongan baru.

Ya, kabar gembira tengah menyelimuti keluarga pelatih kepala Barito Putera, Jacksen F Tiago. Juru taktik asal Brasil ini kembali dianugerahi momongan. Sang isteri, Nadira Bajamal melahirkan seorang anak laki-laki yang diberi nama Diego Samir Tiago di Rumah Sakit RSIA Kendangsari MERR Surabaya, Kamis (1/11) malam.

Kamis malam pukul 21.50 WIB, Diego lahir melalui operasi Caesar. Kelahiran Diego yang memiliki panjang 50 cm dan berat 2,9 kilogram kontan disambut gembira oleh Jacksen sekeluarga.

“Rasanya lega sekali, dengan umur segini (50) masih sehat dan subur. Tuhan masih memberikan kekuatan untuk menjadi orang tua lagi,” ucap Jacksen.

Hasratnya untuk kembali memiliki dua jagoan pun terwujud atas kelahiran Diego. “Sekarang kami memiliki dua jagoan yang akan menjaga saya dan ibunya. Puji Tuhan, pascalahirnya Diego kondisi istri juga dalam keadaan sehat,” ungkapnya.

Bukan hanya Jacksen dan istri, Hugo Samir pun sangat bahagia karena telah resmi menjadi seorang kakak. “Saya sudah kasih tugas Hugo untuk merakit kereta untuk adiknya. Hebatnya dia bisa melakukan tugas dengan baik dengan rasa yang sangat bahagia,” cerita eks pelatih Persebaya ini.

“Sangat senang, saya buat kereta untuk adik tercinta. Selamat datang Diego,” sebut Hugo.

Pascakelahiran sang isteri, Jacksen mengatakan akan segera kembali ke Banjarmasin untuk kembali melakukan persiapan jelang laga kontra PS Tira di pekan ke-29 Liga 1 2018. “Hari ini, saya akan kembali ke Banjarmasin kalau memang tidak ada halangan,” tutupnya.

(bir)

Legenda Persebaya: Saddil Ramdani Butuh Bimbingan

JawaPos.com – Aji Santoso merupakan sosok yang paling dekat dengan Saddil Ramdani di Persela Lamongan. Pasalnya, Aji adalah mentor sang pemain sejak berada di Aji Santoso International Football Academy (ASIFA).

Sebagai mentor, Aji tentunya tahu dengan kasus penganiayaan yang diduga dilakukan oleh anak didiknya itu. Menurut Aji, Saddil hanya perlu bimbingan secara lebih.

“Saddil pemain muda yang sedang di atas. Dia memang masih perlu bimbingan,” ucap Aji saat dihubungi, Jumat (2/11) malam.

“Dia masih muda. Masih perlu belajar dan bimbingan dari senior-seniornya, termasuk saya. Karena dia anak didik saya dari ASIFA. Ke depannya saya berharap dia lebih baik lagi,” imbuh mantan pelatih Tim Nasional Indonesia U-23 itu.

Legenda hidup Persebaya Surabaya ini menambahkan, rintangan yang dihadapi oleh pemain muda memang berat. Oleh sebab itu, Aji berpesan agar Saddil serta para pemain muda lainnya tetap berhati-hati dalam melangkah.

“Sebab semakin tinggi pohon semakin kencang juga terpaannya. Satu intinya, kita harus tetap humble kepada siapa saja. Itu yang menjadi pegangan pemain muda,” tutup Aji.

(saf/JPC)

Tidak Ada Boaz dan Andik di Piala AFF 2018

JawaPos.com – PSSI Sudah memanggil 23 pemain yang akan memperkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2018. Dari 23 nama tersebut, tak nampak Boaz Solossa serta Andik Vermansah.

Keduanya tidak terpilih untuk membela tim Merah-Putih di turnamen sepak bola se-Asia Tenggara ini. Padahal Boaz serta Andik sempat mengikuti pemusatan latihan dan laga uji coba beberapa waktu lalu. Mereka sebelumnya juga tercatat sebagai langganan di Timnas Indonesia.

Tanpa Boaz, lini serang Indonesia hanya diperkuat dua pemain. Mereka adalah Dedik Setiawan dan Alberto ‘Beto’ Goncalves.

Lalu untuk posisi winger, Indonesia punya pemain lincah yang bisa menggantikan peran Andik. Di Piala AFF nanti, skuad Garuda membawa Irfan Jaya, Febri Hariyadi, serta Riko Simanjuntak.

Selain dua nama tersebut, Bima Sakti selaku pelatih tim juga melewatkan sejumlah pemain senior seperti Ahmad Jufriyanto, Irfan Bachdim, Ferdinand Sinaga, Lerby Eliandry, Victor Igbonefo, Greg Nwokolo, serta Patrich Wanggai. Meski demikian, Bima Sakti optimistis dengan skuad yang sudah dipilihnya.

“Kami memanggil 23 pemain pada TC terakhir Timnas Indonesia di Cikarang. Pemain berkumpul pada 1 November dan besoknya kami langsung menggelar latihan,” kata Bima Sakti.

“Sebanyak 23 pemain ini merupakan skuad kombinasi antara pemain usia 23 yang bermain di Asian Games lalu dengan para pemain senior. Perpaduan ini telah kami coba saat melakoni tiga laga uji coba internasional melawan Mauritius, Myanmar dan Hongkong,” tambah pelatih berusia 42 tahun ini.

Berikut daftar pemain Timnas Indonesia

Kiper
Andritany Ardhiyasa (Persija Jakarta)
Muhammad Ridho (Borneo FC)
Awan Setho (Bhayangkara FC)

Belakang
I Putu Gede (Bhayangkara FC)
Gavin Kwan (Barito Putera)
Hansamu Yama (Barito Putera)
Fachruddin Aryanto (Madura United)
Bagas Adi (Arema FC)
Ricky Fajrin (Bali United)
Alfath Fathier (Madura United)
Rizki Pora (Barito Putera)

Gelandang
Zulfiandi (Sriwijaya FC)
Muhammad Hargianto (Bhayangkara FC)
Bayu Pradana (Mitra Kukar)
Stefano Lilipaly (Bali United)
Evan Dimas (Selangor FA)
Septian David (Mitra Kukar)
Irfan Jaya (Persebaya Surabaya)
Saddil Ramdani (Persela Lamongan)
Febri Hariyadi (Persib Bandung)
Riko Simanjuntak (Persija Jakarta)

Striker
Dedik Setiawan (Arema FC)
Alberto Goncalves (Sriwijaya FC)

(bep/JPC)

Semifinal Liga 2 2018 Tetap Home Away, Ini Alasan PT LIB

JawaPos.com – Babak 8 besar Liga 2 2018 memang baru memasuki pekan ke-2 dari 6 pekan yang dijadwalkan. Namun, PT Liga Indonesia Baru sudah jauh hari memastikan format di semifinal tetap sama dengan babak 8 besar. Masih menggunakan format home-away.

Babak 8 besar Liga 2 2018 memang berbeda dengan musim lalu. Di musim 2017, saat memasuki babak 8 besar hingga final menggunakan sistem home tournament. Musim ini, di babak 8 besar hingga semifinal, PT LIB memutuskan untuk gunakan sistem home-away.

Chief Operation Officer (COO) PT LIB, Tigor Shalomboboy mengungkapkan alasan utama penggunaan format home-away pada Liga 2 2018. Hal tersebut dilakukan agar kualitas dan tensi pertandingan tetap bagus untuk menjaga mutu kompetisi. 

Selain itu ada alasan lain kenapa PT LIB memilih format baru ini. “Stadion klub-klub yang lolos babak 8 besar ini juga layak untuk menggunakan format itu,’’ bebernya.

Namun demikian, kepastian kapan babak semifinal Liga 2 masih belum ditentukan. Diperkirakan akhir November babak semifinal sudah bisa dilangsungkan. Mengingat pertandingan babak 8 besar akan berakhir pada 20 November mendatang.

Empat tim yang tampil di semifinal ini akan memperebutkan jatah tiga tim yang promosi ke Liga 1 musim depan. Hanya juara, peringkat kedua, peringkat ketiga Liga 2 yang otomatis naik kasta musim depan.

Nah, soal babak final yang dijadwalkan pada 2 Desember mendatang, Tigor menerangkan formatnya akan kembali menggunakan home tournament. Mirip dengan musim lalu. Tapi tempatnya masih belum ditentukan. ’’Yang pasti stadion sekitaran Jakarta,’’ imbuhnya.

Tigor berharap, siapapun nanti tim yang lolos ke babak semifinal hingga final, dan naik kasta ke Liga 1 musim depan, bisa memberikan suguhan pertandingan yang menarik. Tidak kalah dengan Liga 1 yang terus berlangsung seru hingga akhir kompetisi. Karena belum ada kepastian siapa yang juara ataupun degradasi.

’’Semoga Liga 2 musim ini semakin menarik dan jadi hiburan tersendiri bagi pecinta sepak bola nasional,’’ katanya.

Sejauh ini masih belum ada tim yang sudah memastikan diri lolos ke babak semifinal. Dari 8 tim yang sedang bertanding dalam dua grup, sama-sama punya kans untuk menjaga harapan lolos ke Liga 1 musim depan.

(rid)

3 Pemainnya Dipanggil Timnas, Pelatih Barito Putera ‘Sakit Kepala’

JawaPos.com – Pelatih Barito Putera, Jacksen F Tiago, mengaku pusing dengan pemanggilan tiga pemainnya ke Timnas Indonesia. Hansamu Yama, Rizky Pora, dan Gavin Kwan Adsit masuk dalam daftar pemain untuk Piala AFF 2018.

Dipanggilnya tiga pemain itu memang membuat Jacksen harus putar otak. Sebab, Barito Putera saat ini tengah membutuhkan tambahan tenaga untuk bangkit setelah melewati 8 laga beruntun tanpa kemenangan.

“Saya pusing tujuh keliling. Tapi, bagaimanapun kami harus cari akal,” ungkap Jacksen F Tiago kepada wartawan.

Barito Putera sendiri saat ini sementara ada di urutan 10 klasemen dengan mengemas 37 poin dari 28 laga. Mereka kini hanya berselisih lima angka dari zona merah yang dihuni PS Tira di urutan 15.

Jacksen sendiri tetap memberikan dukungan kepada pemainnya yang dipanggil ke Timnas Indonesia. Maklum saja, itu merupakan sebuah kehormatan besar bagi pemain. Terlebih bagi Barito Putera yang bisa ‘menciptakan’ pemain untuk berkostum Timnas.

“Kami harus dukung pemain yang dipanggil Timnas Indonesia. Kami bersyukur mereka dipanggil Timnas karena berarti pembinaan pemain kami berjalan baik,” jelas Jacksen.

(ies/JPC)

Kemenangan Pertama Alfredo Vera, Sriwijaya FC Libas Perseru

JawaPos.com – Sriwijaya FC akhirnya kembali merasakan kemenangan di Liga 1 2018. Itu setelah Alberto “Beto” Goncalves cs melibas tim tamu Perseru Serui dengan skor 4-0 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ) Palembang, Senin (29/10) sore WIB.

Ini sekaligus menjadi kemenangan pertama Angel Alfredo Vera sebagai pelatih baru Sriwijaya FC usai menggantikan Subangkit.

Sejak peluit pertama dibunyikan, Sriwijaya FC tambil menyerang. Bahkan pada menit ke 3, mereka langsung mendapatkan hadiah penalti dari wasit Iwan Sukoco asal Jawa Timur. Salah seorang pemain Perseru melakukan pelanggaran di area terlarang.

Beto yang dipercaya sebagai eksekutor berhasil menjebol gawang Perseru. Skor pun berubah 1-0 untuk keunggulan tuan rumah Sriwijaya FC.

Sriwijaya FC terus melakukan tekanan ke pertahanan Perseru. Namun, tidak ada gol tambahan yang tercipta hingga peluit turun minum dibunyikan.

Pada babak kedua, pemain Sriwijaya FC, Yu Hyunkoo harus ditarik keluar karena mengalami cedera dan digantikan Roby Andika.

Permainan pun mulai memanas, beberapa pelanggaran pun terjadi hingga akhirnya wasit pun mengeluarkan kartu merah kepada pemain Perseru Silvio Escobar pada menit ke 54.

Bermain dengan 10 pemain, Perseru sbobet indonesia kesulitan. Hingga akhirnya pada menit ke 59, Sriwijaya FC berhasil menambah keunggulan lewat tendangan Muhammad Nur Iskandar. Skor berubah 2-0 untuk keunggulan Laskar wong Kito.

Sriwijaya FC kembali menambah pundi gol pada menit ke 74 lewat sundulan Beto dari umpan Rizki Dwi Ramadhana. Skor berubah menjadi 3-0 untuk Sriwijaya FC.

Enam menit jelang laga normal berakhir, Sriwijaya FC kembali merobek gawang Perseru pada menit ke 84 melalui Muhammad Ridwan yang baru masuk menggantikan Yogi Rahadian. Skor 4-0 untuk keunggulan Sriwijaya FC bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

Sriwijaya FC 4-0 Perseru
(Beto 3-p, 74, Nur Iskandar 59, Ridwan, 84)

Susunan Pemain
Sriwijaya FC: Teja Paku Alam, Achmad Faris, Alan Hendrique Bastos Soares, Goran Ganchev, Jeki Arisandi, Risky Dwi Ramadhana, Yu Hyunkoo, Zulfiandi, Alberto Goncalves Da Costa, Muhammad Nur Iskandar, Yogi Rahadian,
Pelatih: Angel Alfredo Vera

Perseru Serui: Samuel Charlheins Reimas, Donny Harold Monim, Kelvin Wopi, Tony Tooy Ayomi, Yamashita Kunihiro, Arthur Barrios Bonai, Makarius Fredik Suruan, Mohammad Sidik Simima, Ronaldo Meisido, Silvio Escobar, Yohanis Nabar
Pelatih: Wanderley Junior

(lim/mat/JPC)

Prediksi Mitra Kukar vs PSIS: Sama-sama Punya Rapor Bagus

JawaPos.com – Mitra Kukar baru saja bangkit dari situasi buruk. Usai menelan empat kekalahan beruntun, skuad Naga Mekes akhirnya menang saat tandang ke markas PSMS Medan, 23 Oktober 2018 lalu.

Hasil tersebut tentu jadi modal positif saat menjamu PSIS Semarang di Stadion Aji Imbut, Minggu (28/10). Mereka mengincar kemenangan demi menjauhkan diri dari zona degradasi.

“Posisi kami di klasemen sementara masih rawan terjerat ke zona merah. Hanya tiga poin yang akan membuat kami dapat terus memperbaiki posisi,” ujar pelatih Mitra Kukar, Rahmad Darmawan.

Namun aura positif juga sedang menyelimuti PSIS. Sebab mereka mampu mengamankan empat kemenangan dalam lima penampilan terakhirnya.

Berkat hasil tersebut, tim asuhan Jafri Sastra kini menduduki posisi sembilan klasemen dengan mengantongi 36 poin. Mereka unggul empat angka dari Mitra Kukar yang menempati urutan 14.

Jika menang, PSIS bakal menggusur Barito Putera dari posisi delapan klasemen. Saat ini kedua tim hanya dipisahkan oleh satu poin saja.

Namun jika sebaliknya, Laskar Mahesa Jenar terancam turun empat posisi. Sebab mereka unggul tipis dari Persebaya Surabaya, Persipura Jayapura, Arema FC, dan Persela Lamongan yang sama-sama memiliki 35 poin.

Berikut perkiraan susunan pemain kedua tim
Mitra Kukar (4-2-3-1): Yoo Jae Hoon; Saepuloh Maulana, Dedi Gusmawan, Bobby Satria, Rendy Siregar; Bayu Pradana, Danny Guthrie; Dedi Hartono, Septian David Maulana, Hendra Adi Bayaw; Aldino Herdianto.

PSIS Semarang (4-3-3): Jandia Eka Putra; Safrudin Tahar, Rio Sahputra, Frendi Syahputra, Gilang Ginarsa; Nerius Alom, Ibrahim Conteh, Bayu Nugroho; Komarudin, Bruno Silva, Hari Nur Yulianto.

Head to head
28/05/18: PSIS 4-0 Mitra Kukar
25/02/18: Mitra Kukar 3-1 PSIS
21/03/11: PSIS 2-0 Mitra Kukar
03/01/11: Mitra Kukar 3-0 PSIS
19/02/10: PSIS 2-0 Mitra Kukar
04/01/10: Mitra Kukar 2-0 PSIS

5 Laga terakhir Mitra Kukar
23/10/18: PSMS Medan 1-3 Mitra Kukar
19/10/18: Mitra Kukar 0-1 Bhayangkara FC
15/10/18: Bali United 1-0 Mitra Kukar
07/10/18: Mitra Kukar 1-4 PSM Makassar
22/09/18: Persebaya Surabaya 4-1 Mitra Kukar

5 Laga terakhir PSIS Semarang
23/10/18: PSIS Semarang 1-0 Sriwijaya FC
17/10/18: PS Tira 0-1 PSIS Semarang
13/10/18: PSIS Semarang 1-0 Barito Putera
05/10/18: Persela Lamongan 1-1 PSIS Semarang
23/09/18: PSIS Semarang 4-2 Perseru Serui

Prediksi JawaPos.com: Mitra Kukar 50%-50% PSIS Semarang

(bep/JPC)

Jelang Hadapi Jepang, Mental Timnas U-19 Kian Kokoh Karena Ini

JawaPos.com – Timnas U-19 Indonesia sudah siap tempur menghadapi Jepang U-19 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Minggu (28/10) besok. Mental mereka semakin kuat karena sudah melewati sejumlah drama pada beberapa pertandingan sebelumnya.

Perjalanan Garuda Nusantara menuju babak 8 besar memang tidak mudah. Mereka sempat tertinggal 1-6 dari Qatar hingga nyaris menyamakan kedudukan menjadi 5-6.

Saat menjalani partai grup pamungkas kontra Uni Emirat Arab (UEA), cobaan itu datang lagi. Setelah unggul 1-0, mereka harus bermain 10 orang setelah Nurhidayat mendapatkan kartu kuning kedua di menit 57.

Akan tetapi, semua itu sukses dilewati pasukan Indra Sjafri. Kini, tantangan selanjutnya sangat berat, yaitu menghadapi juara bertahan, Jepang U-19.

“Perjalanan di penyisihan termasuk drama terjadi, akan membuat tim secara mental jauh lebih baik. Besok adalah laga yang saya pikir sangat menarik. Kami ingin dalam 90 menit nanti diwujudkan untuk meraih cita-cita bangsa, lolos ke Piala Dunia U-20,” ungkap Indra Sjafri.

Menurut Indra persiapan Garuda Nusantara kini sudah matang. Diharapkan, semua strategi yang sudah direncanakan berjalan lancar.

“Tiga pertandingan kualifikasi membuat Timnas U-19 semakin baik. Pengalaman mambuat mereka semakin matang dan semakin siap melawan Jepang,” tandas dia.

(ies/JPC)

Cetak Hattrick, Osvaldo Haay Dapat Acungan Dua Jempol

JawaPos.com – Djadjang Nurdjaman tak kuasa untuk kembali melontarkan pujian kepada winger Persebaya Surabaya, Osvaldo Haay. Sebab, Osvaldo tampik ciamik dengan mencetak hattrick ke gawang Madura United, Kamis (25/10) malam.

Persebaya pesta gol saat menjamu Madura United di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) dengan mencetak 4 gol tanpa balas. Dari empat gol yang dicetak Persebaya, tiga di antaranya diborong Osvaldo. Satu gol lainnya diceploskan Otavio Dutra.

“Osvaldo tidak menyia-nyiakan kepercayaan yang saya berikan. Dia dipasang sebagai striker dalam dua pertandingan terakhir, dan sudah mencetak empat gol. Kerja luar biasa dari anak muda ini,” sanjung Djadjang selepas pertandingan.

Pemain berdarah Papua-Banyuwangi ini memang sedang dalam performa terbaik. Osvaldo telah menceploskan empat gol dalam dua pertandingan terakhir. Yang menarik, keempat gol itu dicetak ketika dimainkan sebagai striker, bukan winger.

Namun Osvaldo tak besar kepala meski mendapatkan pujian dari pelatihnya. Menurut mantan pemain Persipura Jayapura itu, kemenangan besar yang didapat Persebaya adalah buah kerja keras seluruh pemain.

“Hasil yang saya dapat memang luar biasa. Itu tidak lepas dari kerja sama tim. Kami keluar dari keadaan sulit. Sekarang kami sudah mendapatkan solusi. Semoga ini menjadi motivasi kami untuk meraih hasil lebih baik,” tutur Osvaldo.

(saf/JPC)

Menanti Geliat Aceh United Rasa Baru

JawaPos.com – Sejak dipastikan lolos ke babak 8-besar Liga 2 2018, Aceh United melakukan persiapan mengejutkan. Revolusi di tubuh tim tampak begitu kentara. Pelatih baru, Bonggo Pribadi didatangkan serta 12 pemain baru turut berlabuh di markas bertuah Stadion Cot Gapu, Bireuen.

Wajah-wajah baru tersebut merupakan eks Blitar United. Tim peringkat tujuh klasemen wilayah timur. Hanya satu, M Zainal Haq yang bukan dari tim asal Jawa Timur itu. Masuknya “satu gerbong” itu diharapkan mampu menambah daya pacu lokomotif Aceh United untuk bertarung di babak krusial tersebut.

Menarik menunggu kiprah Aceh United rasa baru. Mengingat, pada putaran pertama Liga 2, Aceh United banyak dihuni oleh pemain yang namanya cukup dikenal di kancah nasional. Sebut saja Yongki Aribowo, Septian Hadi hingga penjaga gawang Rully Desrian. Hanya saja, sedikit banyak faktor nonteknis di internal tim menyebabkan efek samping. Salah satunya, mengakhiri kontrak pelatih kiper, Markus Horison.

Usai berpisah dengan pemain yang telah disebutkan di atas, saat putaran kedua berjalan, cita rasa Aceh United lebih lokal. Narasi yang dimunculkan adalah mencintai pemain lokal, dengan memberikan ruang untuk tampil.

Namun, setelah pertandingan terakhir menang melawan Persibat Batang di kandang, Presiden Aceh United, M Zaini Yusuf kepada Rakyat Aceh (Jawa Pos Group) saat ditanya apakah akan merekrut pemain baru untuk menghadapi putaran 8-besar, dia menjawab iya dan dipastikan pemain lokal. “Pemain yang kami incar adalah putra Aceh,” balas M Zaini Yusuf.

Berselang beberapa hari, kejutan datang. Aceh United langsung mendatangkan 12 pemain. Gerbong Blitar United menjadi pilihan. Kuantitas yang banyak tersebut menunjukkan keseriusan manajemen menatap babak 8-besar. Aceh United bertekad untuk promosi ke Liga 1.

“Kami butuh pemain baru untuk setiap lini. Sebab persaingan di babak 8-besar Liga 2 musim ini jelas cukup berat,” sebutnya.

Sedangkan diakhirinya kerja sama dengan pelatih asal Cile, Simon Pablo Elissetche, disebutnya sesuai kesepakatan bahwa kerja sama berakhir sampai akhir kompetisi putaran kedua. Posisi Simon digantikan Bonggo Pribadi. Saat ditanya apakah ada nama pelatih lain yang masuk radar Aceh United, dikatakannya tidak dan hanya satu nama saja.

Rakyat Aceh kemudian menghubungi Bonggo Pribadi, menanyakan bagaimana proses kerja sama dengan Aceh United terjalin. Dia mengaku usai pertandingan terakhir diperintahkan untuk berangkat ke Aceh.

“Setelah selesai pertandingan terakhir, kami ditelepon manajer, diperintah untuk berangkat ke Aceh, gabung dengan Aceh United,” jelas Banggo.

Lebih jauh, sejak kedatangannya ke Bireuen -markas Aceh United, segala persiapan baik latihan maupun komunikasi berjalan baik. Berbaur dan adaptasi terus dilakukan agar harmoni tercipta lebih baik. Memadukan pemain baru dengan pemain lama merupakan keniscayaan. Hanya saja, waktu yang singkat menjadi kendala tersendiri.

“Sejauh ini persiapan berjalan baik, meskipun dari sisi waktu memang kurang untuk mempersiapkan tim. Alhamdulillah komunikasi pemain sudah mulai cair satu sama lain,” terangnya.

Saat ditanya lebih jauh, adakah pemain di Aceh United yang pernah menjadi anak asuhnya. Dia mengaku kebetulan tidak ada. Terakhir, mengenai target, dia berharap Aceh United bisa tampil maksimal di setiap pertandingan. Dengan demikian, tim berjuluk Laskar Iskandar Muda tersebut bisa lolos ke babak empat besar.

Para pencinta sepak bola Aceh, terutama fans Aceh United, The Poemeurah menunggu suguhan dan menanti kiprah Aceh United dengan cita rasa baru. Pada pertandingan pertama babak 8-besar, Aceh United akan ditantang Kalteng Putra. Laga tersebut akan berlangsung di Salah Cot Gapu, Bireuen, Aceh, Kamis (25/10).

(jpg/JPC)

Prediksi Bhayangkara FC vs Arema FC: Momentum Pepet Puncak

JawaPos.com – Bhayangkara FC memiliki momentum untuk memepet puncak klasemen Liga 1 2018 pada Rabu (24/10) sore WIB. Syaratnya, tim asuhan Simon McMenemy itu harus bisa mengalahkan Arema FC di Stadion PTIK. Tim berjuluk The Guardian itu bisa dibilang diuntungkan saat dua tim posisi pertama dan kedua, PSM Makassar dan Persib Bandung, saling bentrok pada saat bersamaan.

Skenarionya, Bhayangkara FC berharap laga PSM dan Persib berakhir imbang. Sementara, mereka menang lawan Arema FC. Dengan begitu, merekan akan memepet posisi puncak. Tersisa 7 pertandingan lagi kemudian, kans untuk merangsek ke posisi puncak masih terbuka lebar.

Bhayangkara FC boleh-boleh saja berharap skenario itu terjadi. Pastinya, mereka harus fokus dahulu bisa mengalahkan Arema FC. Maklum saja, tim asuhan Milan Petrovic itu tetap menyimpan bahaya meski posisinya berada di peringkat 12.

Bhayangkara FC, Arema FC, Liga 1 2018Arema FC mengincar gol cepat demi ambisi meraih poin di PTIK (Arif Subekti/Radar Banjarmasin)

Benar saja, sejak ISC 2016 lalu, Bhayangkara FC hanya bisa sekali menang atas Arema FC dari 7 pertemuan. Selebihnya, mereka mengalami 5 kekalahan dan 1 imbang. Terakhir, pada pertemuan pertama di Liga 1 2018 di Kanjuruhan, Bhayangkara FC dipermak Arema FC dengan skor 0-4.

Hal itu pun diakui oleh McMenemy. Menurut pelatih asal Skotlandia itu, meski secara posisi di klasemen tim besutannya lebih unggul dibanding Arema FC, kualitas tim berjuluk Singo Edan itu tidak boleh dipandang sebelah mata.

Dia memberi contoh saat Arema FC bermain dalam beberapa pertandingan terakhir. Barisan striker muda dan mengandalkan penyerang lokal sangat berbahaya. Arema FC pada laga terakhir di Liga 1 2018 mampu menumbangkan Bali United dengan skor 3-1.

“Arema FC adalah tim yang sangat berkembang dengan memiliki striker muda lokal yang tangguh. Mereka juga tim dengan pertahanan kokoh,” beber McMenemy seperti dilansir laman resmi Liga Indonesia.

Toh, McMenemy tetap yakin bisa membalas kekalahan pada pertemuan pertama. Apalagi mereka memiliki ambisi mempertahankan keangkeran Stadion PTIK. Semenjak bermarkas di PTIK, Bhayangkara FC tak pernah menelan kekalahan. Dari 9 laga di PTIK, The Guardian meraih 6 kemenangan dan 3 seri. Terakhir, Bhayangkara FC menang 2-0 atas Sriwijaya FC di PTIK.

“Pada putaran pertama, Arema FC bermain bagus, sedangkan kami tidak. Meski begitu, kini kami bermain di kandang. Kami ingin mempertahankan rekor tidak pernah kalah di kandang,” imbuh McMenemy.

Sementara itu, Arema FC berharap bisa meneruskan tren positif usai menang 3-1 atas Bali United. Maklum saja, selama ini Singo Edan kerap kesulitan ketika bermain tandang. Dalam empat laga tandang terakhir, mereka selalu menelan kekalahan. Padahal, secara permainan Arema FC cukup baik di kandang lawan.

Pelatih Milan Petrovic mengakui hal tersebut. Menurutnya masalah terbesar timnya saat bermain tandang adalah kesulitan mencetak gol meski secara permainan lebih baik. Hal itu membuat mereka harus kerap pulang dengan kekalahan.

Milan meminta pasukannya untuk bisa lebih tajam saat melawan Bhayangkara FC. Hanya saja, Singo Edan dihadapkan pada absennya gelandang lincah dan tajam, Hanif Sjahbandi, lantaran mengalami cedera. Dia harus absen hingga akhir musim. Pada laga terakhir, Hanif mampu mencetak dua gol ke gawang Bali United.

Duel nanti dipastikan akan penuh dengan aksi-aksi menawan para pemain. Kedua tim bernafsu bisa meraih poin penuh demi misi masing-masing.

Rekor Pertemuan
22/05/18 Arema FC 4-0 Bhayangkara FC
30/01/18 Arema FC 0-0 Bhayangkara FC
04/08/17 Bhayangkara FC 2-1 Arema FC
23/04/17 Arema FC 2-0 Bhayangkara FC
05/02/17 Arema FC 2-0 Bhayangkara FC
17/09/16 Bhayangkara FC 0-1 Arema FC
15/05/16 Arema FC 3-0 Bhayangkara FC

5 Laga Terakhir Bhayangkara FC
19/10/18 Mitra Kukar 0-1 Bhayangkara FC
12/10/18 Bhayangkara FC 2-0 Sriwijaya FC
06/10/18 PS Tira 2-0 Bhayangkara FC
22/09/18 Bhayangkara FC 2-2 Barito Putera
16/09/18 Persela 2-0 Bhayangkara FC

5 Laga Terakhir Arema FC
20/10/18 Arema FC 3-1 Bali United
14/10/18 PSM 2-1 Arema FC
06/10/18 Arema FC 1-0 Persebaya
22/09/18 Persipura 1-0 Arema FC
17/09/18 Arema FC 2-0 Madura United

Perkiraan Susunan Pemain
Bhayangkara FC (4-4-2): Awan Setho Raharjo; I Putu Gede Juni Antara, Indra Kahfi, Vladimir Vujovic, Alsan Sanda; Muhammad Hargianto, Lee Yu-jun, Paulo Sergio, Adam Alis; Eli Martins, Herman Dzumafo
Pelatih: Simon McMenemy

Arema FC (4-4-2): Utam Rusdiana; Alfin Tuasalamony, Hamka Hamzah, Arthur Cunha, Johan Ahmat Farizi; Ricky Akbar Ohorella, Makan Konate, Jayus Hariono, Ridwan Tawainella; Dendi Santoso, Dedik Setiawan
Pelatih: Milan Petrovic

Prediksi JawaPos.com
Bhayangkara FC Menang: 30%
Arema FC Menang: 30%
Seri: 40%

(epr/JPC)

Kantongi Lisensi Klub Profesional AFC, PSM Siap Terbang ke Asia

JawaPos.com – PSM Makassar akhirnya resmi mengantongi lisensi klub profesional dari AFC. Manajemen klub berjuluk Pasukan Ramang itu memastikannya setelah menerima surat resmi dari Federasi Sepak Bola Asia (AFC) terkait lisensi tersebut awal pekan ini.

CEO PSM Munafri Arifuddin menyebut, pihaknya telah menyelesaikan lima aspek yang menjadi acuan untuk mendapatkan lisensi AFC. Mulai dari aspek sporting, administration, infrastructure, financial. dan legal.

“Tentunya kami bersyukur memperoleh lisensi sebagai klub profesional,” kata pria yang akrab disapa Appi ini melalui keterangan resminya yang diterima JawaPos.com di Makassar, Selasa (23/10).

Dengan mengantongi lisensi AFC, PSM tak perlu risau lagi jika di akhir kompetisi kembali mendapat jatah berlaga di level Asia. Mengingat, lisensi ini merupakan syarat penting untuk mengikuti kompetisi level Asia selain tentu saja berada di papan atas Liga 1.

“Saya tidak lupa berterimakasih kepada manajemen, pelatih, pemain, suporter, dan semua pihak atas dukungannya selama ini,” sambung Munafri.

Hal senada juga dituturkan Sekretaris PSM, Widya Syadzwina. Dia mengungkapkan, proses dan perjuangan panjang mengejar lisensi AFC akhirnya berbuah manis.

“Kepastian lisensi klub profesional ini merupakan penyemangat baru untuk PSM agar terus berprestasi di Liga 1,” singkatnya menutup.

(rul/JPC)

Luis Milla adalah Hoaks Terbesar PSSI

Jakarta: Kritik tajam datang dari koordinator Save Our Soccer (SOS), Akmal Marhali, untuk Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI). Akmal menyebut PSSI membual soal rencana melanjutkan kerja sama dengan Luis Milla sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia senior.

Polemik masa depan Luis Milla dengan Timnas Indonesia sejatinya dimulai setelah Garuda Nusantara gagal mencapai semifinal Asian Games 2018. Pelatih asal Spanyol itu dianggap tidak dapat memenuhi target dan ia pun sempat pulang ke tanah airnya setelah pesta olahraga terbesar se-Asia tersebut.

Kendati demikian, PSSI sempat meredakan polemik tersebut dengan menyatakan telah mencapai kesepakatan Milla untuk memperpanjang kontrak. Bahkan, ia disebut-sebut bakal kembali ke Indonesia pada 9 Oktober lalu.

Akan tetapi, Akmal menyebut pihaknya sudah memprediksi hal tersebut tidak akan terjadi. Sebab, PSSI dinilai hanya mencoba meredam tekanan publik yang meminta Milla dipertahankan.

Baca: Gubernur Sumsel Bentuk Tim Penyelamat Sriwijaya FC

“Luis Milla adalah hoaks terbesar PSSI. Save Our Soccer dari awal juga sudah tidak yakin kalo PSSI akan memprtahankan Luis Milla, karena bagaimanapun ia dinyatakan diputus kontrak setelah Asian Games,” kata Akmal saat berbincang dengan medcom.id via sambungan telepon, Senin 22 Oktober 2018.

“Tapi kemudian kan keputusan itu diralat lewat rapat Exco (Executive Comitee) karena tekanan yang begitu besar dari publik untuk mempertahankan Luis Milla. Maka PSSI berbalik arah untuk memahami keinginan publik,” lanjut dia.

Terlebih, PSSI dinilai tidak pro aktif dalam usaha bernegosiasi dengan Milla yang saat itu sudah berada di Spanyol usai diputus kontrak. 

“Luis Milla itu kan posisinya sudah diputus kontrak, sudah di Spanyol dan sangat sulit untuk berbicara via telepon atau e-mail. Ini membuktikan bahwa PSSI tidak profesional,” ujar Akmal.

“Lalu mereka mengumumkan sepakat memperpanjang kontrak Luis Milla tanpa adanya pembicaraan, itu kan namanya drama,” sambungnya.

PSSI pada akhirnya mengumumkan Bima Sakti menjadi pelatih kepala Timnas Indonesia senior. Bima sebelumnya merupakan asisten pelatih Milla di Timnas Senior dan U-23.

(ASM)

Hadapi Tuan Rumah PSM, Persib Pasang Duet Bauman-Wanggai

JawaPos.com – Persib Bandung bisa dibilang tengah mengalami krisis, baik pemain maupun hasil. Dalam tiga laga terakhir di Liga 1 2018, tim asuhan Roberto Carlos Mario Gomez itu tak pernah menang. Bahkan, pada pekan ke-26, mereka dipermak Persebaya Surabaya dengan skor 1-4. Namun, jelang laga kontra tuan rumah PSM Makassar, Rabu (24/10), Persib mendapat kabar baik. Lini depan dipastikan akan kembali tajam lantaran diperkuat duet Patrich Wanggai dan Jonathan Bauman.

Mario Gomez pun mengaku senang lantaran Bauman dan Wanggai bisa dimainkan melawan PSM. Duet Bauman-Wanggai bakal dipasang sejak menit pertama dalam laga di Stadion Andi Mattalatta nanti.

Keduanya bisa dimainkan lantaran sanksi larangan bermain dari Komdis PSSI telah berakhir. Laga kontra Persebaya, Sabtu (20/10) merupakan akhir dari sanksi kedua penyerang tersebut.

“Kami senang lantaran mendapatkan suntikan tenaga di Makassar nanti. Kehadiran Bauman dan Wanggai tentu menjadi hal yang sangat positif bagi tim untuk pertandingan nanti,” beber Mario Gomez seperti dilansir laman resmi klub.

Kehadiran Bauman dan Wanggai di lini depan tentu membuat pelatih asal Argentina itu semakin optimistis menatap laga big match melawan PSM. Laga tersebut bisa menjadi penentu juara. Saat ini, PSM di puncak klasemen dengan 47 angka. Sementara Persib di posisi kedua dengan 45 poin. Mario Gomez menilai Bauman dan Wanggai mampu membantu Maung Bandung kembali ke jalur kemenangan.

“Saya ingin kemenangan saat melawan PSM. Bauman dan Wanggai bisa membantu tim,” pungkas eks asisten pelatih Inter Milan tersebut.

(epr/JPC)