Setelah Brasil, Honduras Akan Pindahkan Kedubes ke Yerusalem

Presiden Honduras Juan Orlando Hernandez dan PM Israel Benjamin Netanyahu. (Foto: Jerusalem Post)

Tegucigalpa: Honduras segera mengikuti jejak Amerika Serikat (AS) dan Brasil untuk memindahkan kedutaan besarnya dari Tel Aviv ke Yerusalem. 

Hal ini telah disepakati oleh Presiden Honduras Juan Orlando Hernandez, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo di sela-sela pelantikan presiden Brasil yang baru.

“Mereka sepakat untuk mengejar rencana kerja sama termasuk keputusan untuk membuka kedutaan besar di Yerusalem,” kata pejabat Gedung Putih, dikutip dari AFP, Rabu 2 Januari 2018.

Baca: Guatemala akan Pindahkan Kedubes ke Yerusalem

Keputusan Honduras ini tentu terkait dengan ancaman AS yang akan memotong bantuan ke Honduras. Terlebih kini, banyak warga Honduras bermigrasi ke AS melewati Meksiko.

“Pembicaraan antara saya dengan Israel dan AS merupakan aliansi politik yang sangat penting,” ucap Hernandez.

Sebelum Honduras, Guatemala telah terlebih dahulu memastikan akan memindahkan kedubesnya ke Yerusalem usai AS meresmikan gedung baru di sana.

Baca: Presiden Baru Brasil Ingin Pindahkan Kedubes ke Yerusalem

Usai Guatemala, Paraguay pun bergabung, tak terkecuali Brasil. Presiden baru Brasil, Jail Bolsonaro menegaskan bahwa pemindahan kedubes dari Tel Aviv ke Yerusalem hanya tinggal menunggu waktu. 

(WIL)