Bom Meledak di Akademi Kepolisian Kolombia, 10 Tewas

Polisi mengevakuasi lokasi usai bom meledak. (Foto: AFP)

Bogota: Setidaknya 10 orang tewas akibat ledakan bom di sebuah akademi kepolisian di Kolombia. Tak hanya itu, 50 orang lainnya juga terluka.

Sembilan dari jumlah korban tewas merupakan taruna di akademi kepolisian. 

Insiden bermula adanya sebuah mobil yang menerobos masuk melewati pos pemeriksaan ke halaman General Santander School dan meledak. 

Presiden Ivan Duque menyebut aksi tersebut sebagai aksi terorisme yang menyerang kepolisian. Ia juga memerintahkan para pasukan polisi dan tentara untuk menemukan pelaku dan membawa mereka ke pengadilan.

“Kolombia tidak pernah menyerah pada terorisme, kami selalu mengalahkannya. Tidak ada pengecualian,” kata Duque.

Dilansir dari AFP, Jumat 18 Januari 2019, serangan ini merupakan serangan paling mematikan di Bogota sejak pemerintah mencapai kesepakatan damai 2016 dengan kelompok pemberontak FARC.

Sementara itu, pihak kepolisian mengidentifikasi bahwa pengemudi mobil tersebut bernama Jose Aldemar Rojas Rodriguez. Mobil yang digunakan juga sempat dipakai oleh gerilyawan Kolombia beberapa tahun lalu.

Hingga saat ini, belum ada klaim tanggungjawab dari kelompok mana pun. 

(FJR)